30% Calon Karyawan kini Dijaring Melalui Profile Facebook

Mungkin terdengar aneh, namun inilah yang sebenarnya terjadi di negara-negara maju sebagai negara industri, penyerapan tenaga kerja akan makin ketat dilakukan, salah satunya dengan melihat profile facebook para pencari kerja. dan bagaimana Cara Membuat Facebook para pelamar tersebut digunakan.

Seperti halnya di Australia, menurut survei yang dikutip dari detikinet, hampir 30% pemimpin sebuah perusahaan akan meminta para pelamar pekerjaan untuk memberikan profile facebook mereka atau dengan cara memata-matai calon pekerja tersebut.

Mereka tidak akan menerima para pekerja yang memiliki foto profile atau sering mengupload foto-foto di facebook yang tidak layak untuk ditampilkan, selain itu perusahaan tersebut akan memantau status status yang para calaon pelamar kerja buat, terkadang pihak perusahaan tak akan menerima calon pekerja yang sering memposting kalimat-kalimat tidak pantas atau seirng berbuat ulah dengan pengguna facebook lainnya, betapapun pintar orang tersebut itu tidak membuat sebuah perusahaan dapat menerima mereka bekerja di perusahaan mereka.

Banyak hal baik juga bisa diterima oleh para pelamar kerja, jadi bagi mereka yang merasa tak pernah punya masalah dengan facebook dan menggunakannya dengan hal yang baik maka hal tersebut tidak usah dipikirkan lagi. untuk digaris bawahi. profile facebook bukanlah satu-satunya tolak ukur dalam memilihi pekerja.

selain facebook, twitter juga mendapatkan perlakukan yang sama dari beberapa perusahaan untuk memantau calon pekerja mereka. karena jejaring sosial menurut banyak perusahaan adalah tempat dimana seseorang akan memperlihatkan sifat asli dari pengguna itu sendiri.

0 komentar: